Ardiansyah Sulaiman : Bappenas Tak Lagi Jadikan Tambang di Kutim Sebagai Potensi yang Perlu Dikembangkan

Advertorial, Daerah440 Dilihat

Kutim — Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyampaiakn komitmen dalam membangun pertanian di Kutim, karena melihat potensi pertanian yang ada di daerah itu.

Hal ini disampaikannya usai membuka membuka Rapat Koordinasi pertanian dan peternakan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim yang berlokasi di Hotel Royal Victoria Sangatta, Jumat (7/6).

Bukan tanpa sebab Ardiansyah menyampaikan itu, pasalnya petinggi negara yang mewakili Indonesia di luar negeri juga mempromosikan produk Kutim, sehingga pasar regional hingga Internasional telah melirik produk holtikultura Kutim.

“Beberapa waktu lalu, ada urusan KBRI Finlandia bertemu saya. Dia mengundang Kutim ikut Expo Indonesia di Finlandia. Dia meminta agar kita membawa produk-produk Kutim yang bahan bakunya didapatkan di Kutai Timur,” ungkap Ardiansyah.

“Alhamdulillah, upaya kita menuai hasil dari beberapa tahun terakhir. Pasar regional dan Internasional melirik produk pertanian Kutim. Meskipun Kutim juga masih dalam proses meningkatkan pertanian. Ini tidak terlepas dari garda terdepan, yakni mereka yang ada di lapangan dan berhubungan dengan nanas, padi, pisang, sawah, sayuran, dan produk holtikultura lainnya,” sebutnya.

Selain itu itu, Ardiansyah Sulaiman juga menyebut bahwa Bappenas turut melihat potensi ini. “Bappenas saja, sudah tidak lagi menjadikan tambang sebagai potensi yang perlu dikembangkan di Kutim,” bebernya.

Dengan potensi yang luar biasa ini, Ardiansyah berharap para peserta rakor dapat bekerja dengan baik dan maksimal dalam memajukan pertanian di Kutai Timur. Sebab, menurut Ardiansyah, merekalah yang jadi ujung tombak keberhasilan pertanian di Kutai Timur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *