Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern di Cipta Visi Farm Magelang

Advertorial, Daerah758 Dilihat

Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melakukan kunjungan kerja ke Cipta Visi Farm di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2024).

Kunjungan kerja yang dilaksanakan Pemkab Kutim untuk mempelajari konsep peternakan modern.

Diketahui, Cipta Visi Farm merupakan peternakan modern yang dikelola oleh Rayndra Syahdan Mahmudin, seorang petani milenial yang juga CEO Cipta Visi Farm.

Rayndra telah mengembangkan usahanya sejak tahun 2016 dan kini mengelola sekitar 1.300 ekor domba dengan sistem peternakan modern.

Domba-domba di Cipta Visi Farm dipelihara dalam kandang panggung dan diberikan pakan fermentasi yang diperkaya konsentrat untuk memastikan kesehatan serta kualitas ternak yang tinggi.

“Domba-domba ini tidak hanya dijual sebagai sumber daging, tetapi juga memenuhi kebutuhan hewan kurban saat Iduadha serta keperluan aqiqah,” katanya.

Seskab Rizali Hadi menyampaikan apresiasi atas inovasi yang diterapkan di Cipta Visi Farm.

Dia mengatakan bahwa konsep peternakan modern ini dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha muda di Kutim.

“Kami melihat inovasi peternakan modern ini sebagai langkah yang relevan untuk diaplikasikan di daerah kami,” sebutnya.

“Dengan sistem ini, peternak dapat lebih efisien dan menghasilkan ternak berkualitas tinggi,” tambah Rizali.

Untuk itu dirinya berharap kunjungan ini dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah dan para pelaku usaha di Kutim untuk berkolaborasi.

“Sehingga perkembangan peternakan modern di wilayahnya bisa tercapai dengan maksimal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan jika sektor peternakan yang dikelola secara modern seperti ini bisa menjadi pilihan usaha yang menjanjikan bagi kaum muda.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teguh Budi Santoso menyoroti nilai efisiensi dan standar kualitas kesehatan ternak yang diterapkan di Cipta Visi Farm.

Menurutnya, peternakan modern ini memungkinkan pengelolaan ternak yang lebih optimal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Konsep ini sangat potensial jika diterapkan di Kutai Timur, khususnya bagi para peternak milenial yang tertarik untuk memulai usaha dengan pendekatan teknologi,” kata Teguh.

Firman Wahyudi, selaku Kepala Bidang Kelembagaan UMKM, juga menilai positif cara pengelolaan yang dilakukan oleh Rayndra.

Peternakan modern di Cipta Visi Farm, kata dia, tidak hanya menjawab kebutuhan pasar, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi produk lokal.

“Kita berharap ada kerja sama atau pelatihan yang dapat membekali peternak di Kutim dengan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola usaha berbasis teknologi,” ungkapnya.

Dalam kunjungan studi tiru yang dipimpin oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Rizali Hadi ini bertujuan menggali wawasan tentang praktik pertanian dan peternakan yang inovatif, guna diterapkan di Kutim.

Turut mendampingi dalam kunjungan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teguh Budi Santoso serta Kepala Bidang Kelembagaan UMKM Firman Wahyudi. (Adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *