Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Kutim Sebut Disorientasi Generasi di Masa Depan

Advertorial, Daerah378 Dilihat

Kutim — Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman memimpin agenda peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlokasi di Lapangan Bukit Pelangi, Sabtu (1/6).

Upacara peringatan itu mengangkat tema Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati yang bertindak sebagai pimpinan upacara menyampaikan pidato Yudian Wahyudi selaku Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Dia menegaskan Pancasila sebagai alat persatuan dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

“Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai- nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas Nasional, Bhinneka Tunggal Ika,” kata Yudian Wahyudi dalam pidato yang dibacakan Bupati Kutai Timur.

Yudian mengatakan, perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi generasi bangsa, dia berharap dengan adanya Pancasila bisa menjadi paradigma untuk menyaring informasi. “Sehingga bangsa tidak mengalami disorientasi di masa depan,” jelasnya.

Usai upacara peringatan tersebut, Ardiansyah menjelaskan, Pemkab Kutim akan terus melaksanakan kegiatan yang sifatnya menyatukan bangsa. Itu dilakukan agar masyarakat Kutim kembali mengingat perjuangan pendiri bangsa yang telah menyatukan Indonesia.

“Kita akan terus melakukan rangkaian seperti ini untuk mengingatkan semua komponen bangsa. Ada hari lahir, ada hari kesaktian Pancasila dan sebagainya,” tuturnya kepada awak media.

Menurut dia, momen seperti ini sangat penting bagi Kutim yang memiliki masyarakat yang jamak dari sisi agama, adat, budaya dan suku.

“Bagi kutim ini penting, karena keberagaman di Kutai Timur luar biasa, semua suku, adat, budaya, agama ada di Kutim,” jelasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *