Pemkab Kutai Timur Maksimalkan Dana Bantuan Keuangan Percepatan Pembangunan Daerah

Advertorial, Daerah683 Dilihat

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mengoptimalkan penggunaan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Bantuan keungan itu diharapkan dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor di wilayah Kutai Timur.

Upaya ini dipaparkan dalam Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) Bankeu Triwulan III Tahun 2024, yang menyoroti evaluasi penggunaan dana tersebut di 10 kabupaten/kota, termasuk Kutai Timur.

Pemkab Kutai Timur menyalurkan Bankeu untuk proyek-proyek infrastruktur, sektor kesehatan, serta pengembangan sektor pertanian.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kutim, Irma Aryani, menjelaskan bahwa di sektor kesehatan, dana ini difokuskan pada peningkatan gizi ibu hamil dan anak.

“Program strategis di bidang ini meliputi pengadaan susu bayi bergizi, pemberian cake dan susu untuk ibu hamil, serta peningkatan kapasitas kader kesehatan,” katanya, belum lama ini.

Selaras dengan agenda nasional untuk menurunkan angka stunting, Pemkab Kutai Timur memprioritaskan dana Bankeu untuk pemberian gizi tambahan bagi ibu hamil dan balita.

“Upaya ini telah mencapai realisasi fisik sebesar 100% dan realisasi keuangan sebesar 96,60%, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” sebutnya.

“Di sektor pertanian, dana Bankeu dimanfaatkan untuk program penyuluhan yang melibatkan 264 penyuluh pertanian di seluruh kecamatan,” tambahnya.

Program ini bertujuan memberikan pelatihan kepada para petani dalam bidang tanaman pangan dan peternakan, sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian lokal.

Hingga 25 Oktober 2024, realisasi fisik dari anggaran Bankeu senilai Rp 32,65 miliar telah mencapai 48,39%, sementara realisasi keuangan baru mencapai 25%, dari target 75% pada masing-masing indikator.

Pemkab Kutai Timur menyatakan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan seluruh proyek agar sesuai target sebelum akhir tahun.

Dalam Radalok yang berlangsung di Nusantara Ballroom Pentacity Hotel, Balikpapan, Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah, Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim, Erwin Dharmawan, beserta jajaran Pemprov Kaltim turut hadir bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota. Rapat ini menegaskan pentingnya pemantauan berkala dalam memastikan efektivitas penggunaan dana Bankeu.

Pemkab Kutai Timur berharap, dengan pemanfaatan yang optimal, dana Bankeu akan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan ketahanan pangan di Kutai Timur. (Adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *