Dispora Kutim Adakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemuda Pelopor

Advertorial, Daerah753 Dilihat

Kutai Timur – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur (Dispora Kutim), Basuki Isnawan, resmi membuka pelatihan peningkatan kapasitas daya saing bagi pemuda pelopor.

Kegiata itu dilaksanakan di Pelangi Room 1 Hotel Royal Victory, Kutai Timur, Kamis (7/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pemuda sebagai agen perubahan yang aktif dalam membangun daerah.

Selain itu juga dalam menciptakan peluang usaha dan memberantas isu sosial, seperti narkoba.

Pelatihan ini menghadirkan Mega Ridawati, tokoh perempuan asal Sangatta, sebagai narasumber.

Basuki Isnawan menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.

“Berwirausaha adalah salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk menciptakan lapangan pekerjaan, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain di sekitar kita,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta, terdiri dari kalangan pemuda, komunitas, dan mahasiswa di Kutai Timur, ini membahas berbagai topik penting, termasuk kewirausahaan, kepemimpinan, dan strategi peningkatan kapasitas diri.

Kemudian peserta juga diharapkan dapat menjadi pemuda pelopor yang memberikan dampak positif di masyarakat, khususnya dalam mengatasi permasalahan sosial seperti peredaran narkoba, judi online, dan balap liar.

Basuki menekankan pentingnya pemuda mengisi waktu dengan kegiatan yang positif untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Kami ingin mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan yang dapat mengatasi permasalahan sosial di sekitar mereka,” ujarnya.

“Kita harus bergerak bersama, menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba, judi online, dan balapan liar,” tegasnya.

Basuki juga mengingatkan agar pemuda di Kutai Timur tetap mengikuti perkembangan teknologi yang pesat dan meningkatkan keterampilan digital mereka.

“Jangan tidur, ayo bangun! Anak muda harus terus bergerak maju, membangun kapasitas diri agar bisa bersaing di dunia yang semakin global ini,” serunya.

Selain menumbuhkan keterampilan berwirausaha, pelatihan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter pemuda yang bertanggung jawab terhadap pembangunan daerah.

“Terbangunnya kapasitas ini akan mempersiapkan para pemuda untuk menghadapi masa depan dengan lebih siap, lebih percaya diri, dan lebih kreatif,” ujarnya.

“Kita ingin melihat pemuda yang tidak hanya menunggu pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkap Basuki di akhir sambutannya.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemuda, komunitas, dan pemerintah, diharapkan Kutai Timur dapat terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Para peserta menyambut positif pelatihan ini karena memberikan wawasan baru tentang kewirausahaan dan peran penting pemuda dalam pembangunan daerah.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk belajar lebih banyak tentang dunia usaha dan bagaimana cara menjadi pemuda yang bisa membawa perubahan positif,” ujar salah satu peserta.

Pelatihan peningkatan kapasitas daya saing ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk pemuda pelopor yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Kutai Timur.

Pelatihan ini juga merupakan upaya Dispora Kutim untuk memfasilitasi generasi muda agar lebih berdaya saing. (Adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *