Syarifatul Syadiah Soroti Pemerataan Pendidikan Daerah Terpencil Kaltim

DPRD Kalimantan Timur

Advertorial422 Dilihat

SAMARINDA – Menghadapi kesenjangan akses pendidikan digital di Kalimantan Timur, Anggota DPRD Kaltim Syarifatul Syadiah menyoroti pentingnya pemerataan infrastruktur internet di daerah-daerah terpencil.

Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, Syarifatul menargetkan peningkatan akses digital di wilayah pedalaman yang selama ini sulit mendapatkan jaringan internet.

“Kami telah memberikan seribu laptop gratis kepada guru dan menyediakan seribu titik WiFi di lokasi-lokasi yang sinyalnya masih lemah,” ungkapnya.

Langkah ini merupakan respons atas semakin mendesaknya digitalisasi di dunia pendidikan, khususnya untuk mendukung ujian berbasis komputer yang kini menjadi standar di banyak sekolah.

Syarifatul menegaskan, inisiatif ini ditujukan agar anak-anak di pedalaman tetap memiliki kesempatan belajar yang setara meskipun infrastruktur digital masih terbatas.

“Kami ingin anak-anak di daerah terpencil memiliki akses belajar yang setara, tanpa terhambat kendala internet,” jelasnya.

Di Kaltim, tantangan geografis menyebabkan beberapa daerah pesisir dan pedalaman terisolasi dari akses internet.

Blank spot masih menjadi penghambat utama dalam penyebaran pendidikan digital yang merata.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas jaringan internet ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau,” ujarnya.

Syarifatul berharap, dengan adanya pemerataan infrastruktur digital, pendidikan di Kaltim akan semakin inklusif sehingga semua anak, termasuk di pelosok, dapat merasakan manfaat dari teknologi.

“Harapan kami, ke depannya tak ada lagi area yang blank spot,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *