Dispar Kutim Fokus Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi di 2024

Advertorial, Daerah559 Dilihat

KUTAI TIMUR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan berbagai program strategis dalam anggaran perubahan 2024 untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Demikian dikatakan, Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, belum lama ini.

Ia mengungkapkan bahwa program tersebut mencakup penyelenggaraan festival, pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pada program infrastruktur, kami akan membangun fasilitas pendukung di destinasi wisata, seperti pujasera, toilet, gazebo, dan peningkatan akses jalan wisata,” jelas Nurullah.

Dikatakannya, peningkatan fasilitas diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan, sekaligus mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di Kutai Timur.

Pariwisata sebagai Motor Penggerak Ekonomi

Menurutnya dengan mengusung slogan “Pariwisata Maju, Ekonomi Bangkit, Pariwisata Maju, Masyarakat Sejahtera,” Dispar Kutim menegaskan komitmennya untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.

“Program ini dirancang tidak hanya untuk membangkitkan pariwisata, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai visi misi daerah,” tambahnya.

Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi

Lebih lanjut, pengembangan infrastruktur, Dispar Kutim juga memberikan perhatian pada penguatan ekonomi kreatif berbasis inovasi dan kreativitas masyarakat.

Nurullah mendorong generasi muda untuk menggali potensi diri serta menciptakan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

“Ekonomi kreatif sangat bergantung pada ide dan inovasi. Kami mengajak anak-anak muda Kutim untuk memanfaatkan peluang di sektor ini demi mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Pariwisata Berkelanjutan dan Potensi Lokal

Dispar Kutim berharap dapat menciptakan peluang usaha baru sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa pariwisata berkelanjutan berbasis potensi lokal merupakan kunci untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Langkah ini tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata Kutim, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat perekonomian masyarakat lokal,” tegasnya.

Untuk itu, Kutai Timur diharapkan dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur yang menawarkan pengalaman tak terlupakan sekaligus mendukung kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. (Adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *