Sekda Kutim Soroti Rendahnya Kehadiran Peserta dalam Radalok ke-5 Triwulan IV

Advertorial, Daerah460 Dilihat

Kutai Timur – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur, Rizali Hadi, menyoroti rendahnya tingkat kehadiran peserta dalam Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (Radalok) ke-5 Triwulan IV yang baru-baru ini digelar.

Rizali menegaskan bahwa Radalok merupakan forum yang sangat penting untuk berkoordinasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan di lapangan.

“Radalok ini adalah wadah kita semua untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan konsolidasi. Jadi, ketika diundang, hadir. Jangan tidak hadir, karena kita tidak tahu persoalan kegiatan yang kita laksanakan,” ujar Rizali dalam sambutannya, Kamis (28/11/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Rizali menekankan bahwa Radalok adalah sarana bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melaporkan berbagai permasalahan yang dihadapi dan mencari solusi bersama. Komunikasi yang efektif antara SKPD, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda dianggap sangat penting agar hambatan yang muncul dapat segera diatasi.

“Setiap permasalahan yang ada di masyarakat harus disampaikan ke Bupati, Wakil Bupati, atau Sekda. Kita tidak akan diam jika ada SKPD yang mengalami hambatan. Kita akan bantu, baik dalam hal pemikiran maupun gotong royong,” tegas Rizali.

Lebih lanjut, Rizali mengingatkan seluruh peserta tentang pentingnya disiplin dan integritas dalam menghadiri kegiatan resmi.

Ia juga mengungkapkan bahwa langkah tegas telah diambil terhadap salah satu kepala dinas yang terbukti merekayasa kehadirannya dalam acara tersebut.

“Kemarin, langkah tegas diambil dengan membebastugaskan salah satu kepala dinas untuk pemeriksaan. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Saya harap ke depan tidak ada lagi kejadian serupa,” ujarnya dengan tegas.

Rizali berharap Radalok berikutnya dapat berjalan lebih efektif dengan kehadiran penuh dari semua pihak yang diundang, demi kelancaran pelaksanaan program dan pembangunan di Kutai Timur. (adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *