Damkar Kutim Siaga Terima Laporan Keselamatan Warga 24 Jam

Advertorial, Daerah538 Dilihat

KUTIM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kutai Timur (Kutim) tak hanya bertugas memadamkan kebakaran, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menangani berbagai ancaman keselamatan masyarakat.

Menurut Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Damkar Kutim, Kasmir, laporan yang diterima sangat beragam dan hampir selalu datang setiap hari. Pihaknya siap merespons dalam waktu 24 jam jika ada situasi yang membahayakan warga.

“Kami tidak hanya menerima laporan kebakaran, tetapi juga berbagai laporan lainnya yang berhubungan dengan penyelamatan. Hampir setiap hari ada laporan dari masyarakat mengenai masalah keselamatan,” kata Kasmir, Selasa (26/11/2024).

1.Laporan yang Paling Sering Masuk

Beberapa jenis laporan yang kerap diterima Damkar Kutim meliputi:

2. Ular Berbisa dan Tidak Berbisa

Laporan keberadaan ular menjadi salah satu yang paling sering diterima. Ular berbisa seperti kobra memerlukan penanganan ekstra hati-hati karena tingkat bahayanya yang tinggi.

3. Ancaman Tawon

Serangan tawon menjadi ancaman serius, terutama bagi warga yang beraktivitas di siang hari. Evakuasi tawon biasanya dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan risiko sengatan.

4. Pohon Kering Rawan Tumbang

Pohon kering yang berpotensi tumbang menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keselamatan warga yang melintas di sekitar area tersebut.

5. Buaya di Permukiman

Kasmir menjelaskan, laporan mengenai buaya yang masuk ke area permukiman atau dekat dengan pemukiman warga juga membutuhkan penanganan khusus karena dapat membahayakan.

Kesiapan dan Keselamatan Prioritas Utama

Dalam setiap aksi penyelamatan, Kasmir menegaskan bahwa keselamatan warga dan petugas selalu menjadi prioritas.

Tim Damkar Kutim telah dilatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, baik itu kebakaran maupun ancaman lainnya.

“Dalam setiap kasus penyelamatan, kami selalu memastikan keselamatan warga dan petugas. Tim kami terlatih untuk menangani berbagai situasi darurat,” ujar Kasmir.

Dengan semakin meningkatnya laporan mengenai ancaman seperti ular, tawon, dan pohon tumbang, Damkar Kutim terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan ancaman yang membahayakan keselamatan,” tutupnya. (adv/ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *