Pisang Kepok Kutai Timur Resmi Jadi Varietas Asli, Siap Perkuat Ekspor

Advertorial, Daerah, Metro534 Dilihat

Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan potensinya sebagai penghasil pisang kepok unggulan.

Komoditas hortikultura ini kini menjadi salah satu andalan daerah, dengan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk memperluas pengembangannya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum, mengungkapkan bahwa pisang kepok asal Kutim telah mendapatkan pengakuan resmi dari Kementerian Pertanian sebagai varietas asli daerah.

“Tahun ini, kami mengurus hak kekayaan intelektual (HAKI) untuk pisang kepok, dan sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pertanian yang menyatakan bahwa pisang kepok adalah varietas asli Kutai Timur,” kata Dyah.

Dikenal dengan nama pisang kepok krecek, komoditas ini telah menjadi primadona di pasar lokal maupun internasional.

Seiring meningkatnya permintaan, Pemkab Kutim pun memperluas area penanaman pisang kepok di beberapa kecamatan.

“Awalnya, pisang kepok banyak ditanam di daerah Kaubun dan Kaliorang. Namun, permintaan pasar yang terus meningkat membuat kami memperluas pengembangannya ke Muara Ancalong dan Long Mesangat,” jelas Dyah.

Tahun ini, perluasan mencapai hampir 200 hektare di dua wilayah baru tersebut.

Dyah optimistis bahwa ekspansi ini akan mendukung ketersediaan pisang kepok untuk kebutuhan pasar, baik konsumsi segar maupun untuk pengolahan industri.

Pisang kepok krecek dikenal dengan cita rasanya yang khas dan permintaan yang stabil.

Hal ini menjadikannya peluang besar bagi perekonomian lokal. Dukungan pemerintah melalui pelatihan dan bantuan teknis membuat masyarakat semakin antusias untuk menanam pisang kepok.

“Pisang kepok ini memiliki pasar yang jelas, sehingga masyarakat pun semangat untuk mengembangkan tanamannya. Kami percaya ini akan berdampak positif bagi perekonomian daerah,” tambah Dyah.

Selain sebagai sumber pendapatan petani, pengembangan pisang kepok juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah.

Pemkab Kutim terus berupaya memperkuat infrastruktur pertanian dan memperluas jaringan pemasaran, termasuk peluang ekspor ke pasar internasional.

Dengan pengakuan sebagai varietas asli dan dukungan penuh dari pemerintah, pisang kepok krecek tidak hanya menjadi identitas Kutim, tetapi juga aset strategis untuk meningkatkan daya saing daerah di sektor hortikultura.

Ke depan, pengembangan komoditas ini diharapkan semakin memperkokoh posisi Kutai Timur sebagai salah satu penghasil pisang kepok unggulan di Kalimantan Timur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *