Konferensi Daerah Luar Biasa IPPAT: Tonggak Bersejarah Berdirinya PD IPPAT Kutim

Advertorial, Daerah542 Dilihat

Kutai Timur – Ruang Maloy di Hotel Royal Victoria Sangatta menjadi saksi sejarah pada Sabtu (30/11/2024) saat Konferensi Daerah Luar Biasa (KDLB) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) resmi digelar.

Dengan mengusung tema besar “IPPAT Kutim Bisa”, acara ini menandai lahirnya Pengurus Daerah (PD) IPPAT Kutai Timur (Kutim), yang kini berdiri terpisah dari PD IPPAT Bontang.

Konferensi ini berlangsung khidmat dengan kehadiran peserta dan panitia dalam balutan jas hitam yang menciptakan suasana formal. Dibuka dengan tarian tradisional khas Kutim, acara ini memancarkan kekayaan budaya lokal di tengah agenda yang serius membahas masa depan tata kelola pertanahan.

Staf Ahli Bupati Kutim Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Dr. Hj. Sulastin, yang hadir mewakili Bupati Kutim, meresmikan acara tersebut.

Sulastin menyampaikan apresiasi atas perjuangan kolektif yang akhirnya melahirkan PD IPPAT Kutim.

“PPAT adalah pahlawan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya. Ia menambahkan, IPPAT memiliki peran strategis dalam memberikan kepastian hukum serta mendukung investasi di Kutim.

Sulastin juga mendorong audiensi antara PD IPPAT Kutim dengan Bupati untuk mengintegrasikan peran IPPAT ke dalam sistem tata kelola pertanahan daerah, khususnya dalam menyelesaikan isu-isu seperti tumpang tindih lahan.

Peran Strategis IPPAT untuk Kemajuan Daerah

Ketua Pengurus Wilayah Kaltim IPPAT, Maria Astuti, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama antara IPPAT dengan pemerintah daerah, khususnya dalam legalisasi dokumen pertanahan.

“IPPAT harus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Pemkab Kutim, untuk mendorong legalitas yang lebih baik,” ujar Maria.

Ia juga menggarisbawahi perlunya sinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Disdukcapil untuk meningkatkan validasi data.

Selain itu, Maria menekankan pentingnya menyederhanakan proses pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) demi memudahkan masyarakat.

“Istilahnya, kalau bisa dipermudah, untuk apa dipersulit?” katanya dengan tegas.

Pelantikan Pengurus Baru PD IPPAT Kutim

Acara puncak dari KDLB ini adalah pelantikan dan pengukuhan 12 pengurus baru PD IPPAT Kutim yang terpilih secara demokratis.

Plh Ketua PD IPPAT Kutim, Mia Septiana Zaini, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan kolektif hingga PD IPPAT Kutim dapat berdiri mandiri.

“Hari ini adalah awal baru bagi kami. IPPAT Kutim siap berkontribusi lebih besar untuk masyarakat,” ucap Mia. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *