DLH Kutim Beberkan Progres Pembuatan TPA Sanitary Landfill, Sugiyo: Tak Semudah yang Dibayangkan

Advertorial, Daerah363 Dilihat

Kutim — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berencana membuat TPA baru bekerja sama dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur (Kutim) Armin Nazar melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Sugiyo mengatakan sudah menyiapkan lahan puluhan hektar.

“Sebenarnya tahun ini ada untuk perbaikan di TPA yang lama, tetapi lagi-lagi saya sebagai Kepala Bidang dan sudah koordinasi dengan pimpinan,” kata dia saat ditemui, Rabu (12/6)

Dia mengatakan bahwa pihaknya juga akan membuat lubang baru di TPA yang lama. “Tetapi lagi-lagi kalau ini kita paksakan sementara nggak sampai setahun lahan itu akan digusur, kan sayang,”

Karena itu, pihaknya berencana untuk membuat TPA baru yang menuju Jalan Rantau Pulung kilo 22. “Nahh itu KPC sudah siapkan lahan kurang lebih 31 hektar,” bebernya.

Menurutnya, pembuatan TPA baru ini memungkinkan untuk jadi semi sanitary landfill. Karena sanitary landfill sendiri merupakan salah satu metode pengelolaan sampah yang modern dan efektif untuk digunakan di tempat penampungan sampah.

Namun Sugiyo juga mengaku bahwa pembangunan itu nyatanya tidak mudah. Tetapi Mereka sudah melakukan studi di Kota Balikpapan. Lalu berkomunikasi dengan pihak Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi.

“Dan ini akan kita bangun minimal semi sanitary landfill. Syukur-syukur nanti kalau jadi sanitary Landfill. Nahh kita dan KPC sudah studi banding ke Balikpapan. Dan arahan dari mereka kita disuruh koordinasi dengan PUPR regional Kalimantan dan kita sudah datangi. Kita juga koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi,” paparnya.

Sebenarnya, wacana pembangunan sanitary lanfill ini sudah bergulir sejak tahun 2023 lalu. Namun baru intens dibicarakan tahun ini. Namun peletakan baru pertama pembangunan ini masih belum bisa dipastikan.

“Memang akhir tahun lalu diwacanakan, tapi dibacarakan secara intens itu di bulan Maret dan kita sudah ke Balikpapan dan kita sudah koordinasikan. Untuk peletakan batu pertama kita belum bisa pastikan besok atau lusa atau kapan,” bebernya.

Disampaikan Sugiyo, saat ini KPC sedang mengurus ke ESDM, sementara pihaknya tengah mengkoordinasikan dengan dinas terkait, baik dari sisi legalitas maupun penataan ruangnya.

Sementara itu, terkait sisi anggaran, Sugiyo menjelaskan belum mengajukan lantaran kondisi TPA kita masih belum memadai.

“Tapi nanti dengan lahan yang baru ini, ketika semua aspeknya sudah di amankan syaratnya kita akan rapat lebib besar lagi. Saya yakin legislatif juga memikirkan itu,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *